Spot Diving Terbaik di Dunia adalah Indonesia
Beranda » Spot Diving » Spot Diving Terbaik di Dunia adalah Indonesia
Spot Diving Terbaik di Dunia adalah Indonesia
Rabu, 12 Oktober 2016 - 03:43:31 WIB | Diposting oleh : Administrator | Kategori: Spot Diving - Dibaca: 3140 kali


Dunia mengakui bahwa Indonesia memiliki banyak diving spot terbaik di dunia, antara lain Raja Ampat, Pulau Komodo, Derawan, Togean, Wakatobi, Gili Air, Bunaken dan lain-lain. Dengan garis pantai hampir 100.000 kilometer dan ribuan pulau, menjadikan Indonesia memiliki banyak titik selam (diving spot). Tak hanya dari segi kuantitas, namun kualitas diving spot yang dimiliki Indonesia juga termasuk kategori sangat baik. Dalam polling yang diadakan Majalah Scuba Diving, Indonesia sering masuk lima besar sebagai tempat menyelam (diving spot) terbaik di Asia Pasifik. Indonesia memiliki diving spot yang merupakan surga bagi para divers. Hal yang menarik adalah wisata bahari menyumbangkan 35% dari total aktivitas wisata di Indonesia. Sekitar 35% dari penikmat wisata bahari tersebut adalah wisatawan mancanegara yang menyukai alam Indonesia. Jika anda ingin lebih mengenal surga-surga bagi divers, berikut kami ulas sedikit beberapa diving spot yang ada di Indonesia.

 

1. Raja Ampat, Papua Barat


Raja Ampat merupakan surga menyelam yang paling tersohor, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Raja Ampat yang terletak di Papua Barat ini menjadi tujuan diving trip yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta wisata bawah laut (divers). Di Raja Ampat inilah Anda dapat menemukan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia yang mencakup 540 jenis karang atau sekitar 75% dari seluruh spesies karang yang ada di dunia, 1.511 spesies ikan, 5 spesies penyu laut langka, 57 spesies udang mantis, dan 13 spesies mamalia laut.

 

Menceburkan diri ke dunia bawah laut Raja Ampat, Anda seperti masuk ke alam mimpi. Anda dapat berenang bersama ikan pari manta dan sejumlah ikan lainnya, atau Anda dapat menyapa kuda laut kerdil yang menari di antara jemarimu. Pengalaman menyelam di Raja Ampat akan membuatmu selalu rindu untuk kembali lagi ke Raja Ampat.

 

2. Teluk Cendrawasih Papua


Tahukah anda jika Papua Barat mempunyai taman nasional dengan perairan terluas di dunia. Namanya Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Teluk ini berada tepat di sebelah barat "kepala" Pulau Papua dan dikelilingi oleh beberapa pulau, seperti Pulau Biak dan Pulau Yapen. Selain menjadi surga bagi beraneka ragam biota laut, Teluk Cendrawasih ini juga menjadi pusat penelitian ikan hiu paus atau whale shark.

 

Untuk menikmati keindahan bawah laut Teluk Cendrawasih, kamu cukup menyambangi beberapa pulau, antara lain Pulau Yoop, Pulau Nusrowi, Pulau Mioswaar, Pulau Numfor, dan Pulau Rumberpon. Selain bisa menemukan 209 jenis ikan, anda juga bisa berenang bersama ikan duyung, paus biru, lumba-lumba, dan tentu saja hiu paus yang jinak itu. Pasti bakal jadi pengalaman yang menakjubkan.

 

3. Pulau Komodo,Nusa Tenggara Timur


Jangan mengira eksotisme yang dimiliki Pulau Komodo itu hanya sebatas kadal komodo saja. Di lepas pantainya, ada daya tarik tersembunyi yang disimpan oleh pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini, karena Taman Nasional Komodo ini merupakan jantung Segitiga Terumbu Karang dengan keanekaragaman hayati laut paling kaya di dunia.

 

Taman Nasional Komodo memiliki sejumlah titik penyelaman (diving spot) yang tersebar di Labuan Bajo, Pulau Komodo dan Pulau Rinci dengan karakteristiknya masing-masing. Salah satu diving spot adalah Manta Point di mana kamu bisa memantau Manta pada bulan-bulan Maret-April dan September-November. Kalo kamu mau mengunjungi beberapa titik sekaligus, kamu bisa memanfaatkan paket wisata dari dive operator lokal.

 

4. Pulau Alor Nusa, Tenggata Timur


Masih di Nusa Tenggara Timur, terdapat satu daerah lagi yang menawarkan lokasi menyelam yang gak kalah indahnya, yaitu Pulau Alor. Dunia bawah laut Pulau Alor setidaknya punya 50 titik menyelam yang tersebar sampai ke Pulau Pantar. Dengan airnya yang jernih, laut Alor adalah alternatif sempurna selain Raja Ampat dan Pulau Komodo.

 

Di beberapa titik penyelaman Pulau Alor, Anda dapat menemukan beragam biota laut langka, beberapa di antaranya bahkan belum dinamai. Oleh para penyelam, titik-titik diving tersebut dikenal dengan sebutan Baruna s Dive Sites at Alor, yang lokasinya terbentang mulai dari Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong, Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate, Pulau Pantar, dan Pulau Pura.

 

5. Pulau Weh, Sabang, Aceh


Di ujung barat laut Indonesia tepatnya di Pulau Weh juga menawarkan diving spot yang gak kalah bagus dibandingkan dengan tempat-tempat terkenal lainnya. Setidaknya ada tiga titik penyelaman yang bisa kamu coba, yaitu Bate Tokong, Seulako Barat, serta The Canyon. Yang disebutkan terakhir ini adalah lokasi menyelam yang paling keren di Pulau Weh. Topografinya berupa labirin bebatuan yang remang-remang sehingga menimbulkan kesan mistis (tetapi tidak seram). Jika beruntung, kamu bisa bertemu dengan napoleon fish raksasa.

 

6. Wakatobi, Sulawesi Tenggara


Selain Bunaken, ternyata Sulawesi masih memendam surga tersembunyi yaitu Taman Nasional Wakatobi yang terletak di Sulawesi Tenggara. Wakatobi sendiri sebenarnya adalah akronim dari nama empat pulau utama, yaitu Wangi-wangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko. Wakatobi sangat terkenal di kalangan penyelam baik lokal maupun mancanegara sebagai salah satu tempat dengan biota laut terkaya di dunia. Topografi bawah lautnya juga bervariasi.

 

Di Wakatobi kamu bisa menemukan 750 spesies koral, 112 jenis karang, serta 93 jenis ikan. Beberapa jenis penyu juga menjadikan taman ini sebagai rumah mereka seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).

 

7. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

 

Di Kalimantan Timur, terdapat surga tropis yang membuatmu gak ingin pulang. Kepulauan Derawan yang terdiri dari 31 pulau dimana yang terkenal antara lain Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban–ini memiliki pantai-pantai berpasir putih dan surga bawah laut yang luar biasa cantik. Di Kepulauan Derawan ini, Anda dapat menemukan kura-kura raksasa, lumba-lumba, ikan pari, duyung, barakuda, serta ubur-ubur stingless yang bisa kamu ajak bercanda.

 

Dari 28 titik penyelaman (diving spot) yang tersebar di Kepulauan Derawan, Anda dapat menemukan setidaknya 460 jenis karang dan lebih dari lebih dari 870 jenis ikan mulai dari kuda laut kerdil hingga pari manta raksasa. Jika Anda ingin menjelajahi semuanya, setidaknya alokasikan waktu 10 hari untuk tinggal di surga tropis ini.

 

Nah, itu tadi sedikit ulasan tentang beberapa dide spot di Indonesia. So, masih nunda waktu untuk menjelajahi Indonesia dan mengekplorasi alamnya?



Berita Lainnya


0 Komentar